Kamis, 11 Februari 2021

ANALIS LABORATORIUM PENGUJIAN

Bekerja di laboratorium pengujian bukanlah hal yang mudah karena sangat dibutuhkan kesabaran, ketelitian dan kehati-hatian. Orang yang bekerja di laboratorium penguji disebut analis. Seorang analis laboratorium pengujian harus memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA atau sederajat dengan jurusan eksakta. Analis laboratorium harus paham mengenai bahan - bahan kimia serta fungsinya dan harus terampil menggunakan peralatan gelas dan elektronik. 

Sebelum melakukan pekerjaan di laboratorium analis harus memahami terlebih dahulu metode uji yang akan dilakukan. Setelah itu mempersiapkan sampel uji, bahan - bahan kimia dan peralatan uji. Metode pengujian yang digunakan harus yang sudah terverifikasi jika menggunakan metode standar (SNI) dan tervalidasi jika metode uji tersebut hasil modifikasi atau yang dikembangkan sendiri. Tujuan dari metode uji yang sudah terverifikasi atau tervalidasi adalah untuk memastikan bahwa metode tersebut sudah benar peruntukannya sehingga hasil uji bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Sampel yang dianalisa harus diuji dengan menggunaka duplo atau dua ulangan. Tujuannya untuk memastikan atau menyakinkan
hasil uji dari segi presisi, dengan selisih perbedaan hasil duplo tidak lebih dari 5 persen khusus untuk satuan persen dan 20 persen untuk satuan ppm (mg/L). Bila hasil uji antara dupo memiliki perbedaan lebih dari 5 persen atau 20 persen maka
pengujian sampel harus diulang lagi. Hasil uji yang sudah memenuhi syarat 5 persen dan 20 persen dijumlahkan, kemudian diambil nilai rata - ratanya sebagai hasil akhir yang akan dilaporkan di laporan hasil uji (LHU). 

Seorang analis yang bekerja di laboratorium pengujian harus banyak membaca mengenai materi parameter uji yang dilakukan
setiap hari dan kandungan gizi produk pangan yang biasa dia uji di laboratorium. Tujuannya adalah untuk menjadi literatur di dalam pengetahuannya, supaya ketika ada sampel uji yang nilanya tidak masuk akal maka akan cepat melakukan tindakan untuk melakukan pengujian ulang. Tetapi jika pengujian ulangan sudah dilakukan dan hasilnya tetap sama maka ini menjadi bahan argumen yang bisa dipertanggungjawabkan jika misalnya pelanggan merasa keberatan akan hasil uji tersebu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGUJIAN PARAMETER AMONIAK, NIRIT, NITRAT, KLORIDA, KLORIN DAN SALINITAS PADA SAMPEL AIR

Untuk mengetahuai apakah air memenuhi syarat peruntukannya, maka harus dilakukan pengujian secara laboratorium. Seperti pengujian sampel air...