Jumat, 26 Februari 2021

UJI KIMIA DAN MIKROBIOLOGI AIR

Untuk mengetahui tingkat keasinan air atau kandungan garam yang larut dalam air dilakukan uji salinitas. Untuk mengetahui kealkalian (kebasaan) air atau mengetahui banyaknya asam sulfat 0,02 N sebagai peniter yang digunakan untuk mentitrasi sampel air dilakukan uji alkalinitas. Uji kesadahan dilakukan untuk mengetahui kandungan mineral kalsium dan mangnesium dalam air. Penyebab air menjadi sadah adalah karena kontaminasi batu kapur. Air sadah menyebabkan sabun detergen tidak berbusa.

Dalam uji mikrobiologi ada dua metode yang digunakan yaitu : Metode TPC (Total Plate Count) atau angka lempeng total dengan satuan CFU/ML. Metode ini untuk mengetahui Total bakteri. Persyaratan maksimunya 1 x 10^2 (awal) dan 1 x 10^5 (akhir). Media biakan mikroba yang biasa digunakan adalah PCA (Plate Count Agar), NA (Nutrient Agar) dan PDA (Potato Dextrosa Agar). Alat gelas yang digunakan adalah cawan petridis. Metode MPN (Most Probable Number) dengan satuan APM/100 atau 250 ML. Metode uji ini untuk mengetahui bakteri E. Coli dan Coliform. Alat gelas yang digunakan adalah tabung durham.

Bila air minum dalam kemasan di desinfeksi dengan ozonisasi maka wajib diuji parameter bromat (BrO3) dengan alat IC (ion chromatography). Bila air minum di desinfeksi dengan Ag (perak) maka wajib diuji parameter Ag dengan alat AAS. Tujuan desinfeksi pada air minum adalah untuk membunuh bibit penyakit seperti bakteri, virus dan kuman. AMDK yang sengaja ditambahkan Karbon dioksida (CO2) dan oksigen (O2) wajib diuji kandungan karbon dioksida dan oksigennya.

Jumat, 19 Februari 2021

PARAMETER PENGUJIAN LIMBAH

Limbah adalah hasil sisa - sisa pembuangan dari aktivitas rumah tangga maupun industri. Limbah ada dua sumbernya yaitu limbah domestik (rumah tangga) dan limbah industri. Limbah ada yang berbentuk cair, padat dan sedimen. Limbah sangat
berbahaya apabila tidak diolah dengan baik, karena dampaknya langsung terhadap kesehatan manusia. Terutama limbah yang dihasilkan oleh industri sangat berbahaya sekali bila tidak diolah dengan baik.

Limbah sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan mahluk hidup disekitarnya karena limbah tersebut mengandung bahan - bahan yang berbahaya misalnya logam - logam berat, zat organik yang menghasilkan bau akibat aktivitas mikroorganisme. Oleh sebab itu wajib hukumnya bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang industri harus melengkapi peralataan pengolahan limbah di
perusahaannya.

Limbah yang dihasilkan oleh industri harus diolah dengan baik dan memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan oleh kementerian lingkungan hidup baru bisa dialirkan ke sungai atau laut. Bila belum memenuhi syarat mutu, maka limbah tersebut belum bisa dialirkan ke sungai atau laut.

Untuk mengetahui apakah limbah tersebut sudah memenuhi persyaratan mutu, maka perlu dilakukan pengujian parameter BOD, COD, TDS, TSS, pH, Detergen, Minyak dan Lemak, Amoniak, Logam - Logam berat dan Cemaran Mikroba.
Untuk parameter BOD yang diuji adalah banyaknya oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan zat organik yang mudah terurai dalam limbah dengan inkubasi sampel selama 5 hari pada suhu 20 oC. 

Untuk parameter COD yang diuji adalah banyaknya oksigen yang dibutuhkan secara kimia untuk menguraikan zat organik yang mudah terurai dan sulit terurai dalam limbah. Untuk COD menggunakan Kalium dikromat sebagia oksidator (sumber oksigen). Kandungan BOD tidak pernah lebih tinggi dari COD, paling tidak sama. Hal disebabkan karena kebutuhan oksigen oleh mikroorganisme pada parameter BOD hanya menguraikan zat organik yang mudah terurai saja sedangkan parameter COD untuk zat organik yang mudah terurai dan tidak mudah terurai.

Selasa, 16 Februari 2021

LEMBAGA SERTIFIKASI PRODUK

Lembaga penilaian kesesuaian merupakan suatu lembaga yang berperan dalam memberi penilaian terhadap suatu objek baik barang/produk, jasa dan proses apakah sudah memenuhi standar yang sudah ditentukan atau tidak. Lembaga penilaian kesesuaian ini merupakan infrastruktur standar yang terdiri dari lembaga sertifikasi produk, laboratorium penguji, assesor dan petugas pengambil contoh. Lembaga sertifikasi produk ini terlebih dahulu harus diakreditasi oleh komite akreditasi nasional dengan persyaratan penilaian kesesuaian berdasarkan SNI/ISO : 17065 : 2012 sebelum melakukan kegiatan penilaian kesesuaian terhadap suatu produk. Produk SNI yang masih dalam lingkup lembaga sertifikasi produk ini juga harus diakreditasi oleh komite akreditasi nasional. 

Produk yang masuk dalam lingkup SNI wajib harus menggunakan tanda SNI pada produk tersebut, bila tidak maka produk tersebut dianggap ilegal dan tidak bisa dijual di pasaran. Dan perusahaan yang memproduksi tersebut akan mendapatkan sanksi. Bila pemerintah sudah mengeluarkan suatu aturan yang menetapkan bahwa produk AMDK sudah masuk dalam SNI wajib maka semua perusahaan yang memproduksi AMDK harus menggunakan tanda SNI pada produknya. Perusahaan tersebut harus mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikat produk penggunaan tanda - SNI. Dalam pengajuan pendaftaran produk untuk mendapatkan sertifikasi harus melalui tahapan mulai dari persiapan administrasi, dokumen manajemen, proses produksi dan distribusi produk. Bila semua administrasi dan dokumen manajemen sudah diverifikasi oleh tim asesor dari lembaga sertifikasi produk maka tim akan turun ke lapangan untuk melakukan proses audit dokumen dan lapangan. Tim tersebut akan membawa petugas pengambil contoh untuk melakukan pengambilan contoh produk yang akan diuji di laboratorium penguji yang sudah diakreditasi oleh komite akreditasi nasional.


Bila semua tahapan - tahapan sudah dilakukan dan produk sudah memenuhi persyaratan SNI maka tim akan melakukan rapat konsensus untuk memutuskan apakah produk tersebut sudah layak mendapatkan tanda SNI atau tidak. Bila hasil rapat
memutuskan bahwa produk tersebut layak menggunakan tanda SNI maka lembaga sertifikasi produk akan mengeluarkan sertifikat produk penggunaan tanda - standar nasional indonesia (SPPT - SNI). Artinya perusahaan tersebut berhak
menggunakan tanda/logo SNI pada produknya. Tetapi harus mematuhi segala aturan - aturan yang sudah disepakati dalam berita acara sebelum menerima sertifikat SPPT - SNI. Bila aturan - aturan tersebut dilanggar maka perusahaan tersebut akan
mendapatkan sanksi administrasi maupun pidana. Masa berlaku sertifikat tersebut selama 4 tahun dan setiap tahun akan dilakukan survelen atau pengawasan dari tim assesor lembaga sertifikasi produk tersebut.

Jumat, 12 Februari 2021

ANALISIS KADAR GULA PRODUK PANGAN

Karbohidrat tersusun atas unsur karbon, hidrogen dan oksigen. Karbohidrat terdiri dari monosakarida, disakarida, oligosakarida dan polisakarida. Monosakarida merupakan gula sederhana artinya tidak dapat diuraikan lagi, contohnya glukosa, fruktosa, galaktosa. Sedangakan disakarida merupalan gula yang terdiri dari dua monosakarida, contohnya sukrosa (glukosa dan fruktosa, laktosa (glukosa dan galaktosa). Polisakarida merupakan gula yang tersusun lebih dari dua monosakarida, contohnya pati.

Untuk mengetahui kandungan gula dari suatu produk pangan, maka dapat dilakukan analisis kimia secara laboratorium. Analisis kimia tersebut dilakukan dengan menguji kandungan gula reduksi dan gula total. Gula terdiri dari gula reduksi dan non reduksi. Gula reduksi merupakan gula yang memiliki gugus aldehid dan keton bebas sehinga dapat mereduksi senyawa - senyawa logam.
Contoh gula reduksi adalah glukosa, fruktosa, galaktosa dan lain - lain. Gula non reduksi merupakan gula yang tidak dapat mereduksi, contohnya sukrosa dan pati. Gula Total merupakan total gula yang terdapat dalam produk pangan, baik gula reduksi maupun gula non reduksi.

Dalam melakukan analisis gula reduksi dan gula total banyak metode yang bisa dilakukan. Tetapi metode yang biasa dilakukan adalah metode luff shcrool. Metode ini menggunakan larutan luff yang mengandung bahan kimia asam sitrat, natrium karbonat dan kupri sulfat. Masing - masing bahan kimia tersebut dilarutkan, kemudian dicampurkan ke dalam larutan natrium karbonat. Larutan luff schrool tersebut siap digunakan untuk analisis gula reduksi dan gula total. 

Dalam proses preparasi sampel ada bahan - bahan yang ditambahkan yaitu : aqudest untuk melarutkan gula, Pb asetat untuk menjernihkan larutan gula karena asam - asam organik sudah diendapkan. Na untuk menghilangkan kelebihan Pb asetat. Luff Schrool mengandung Cu yang akan direduksi oleh gula pereduksi. Ada proses refluks yaitu mendidikan sampel sekitar 15 menit dengan menggunakan pendingin tegak. Selanjutnya
titrasi dengan larutan peniter natrium tiosulfat 0,1 N dengan indikator kanji 1 %. Hasil akhir dihitung berdasarkan rumus yang sudah ditentukan dengan satuan persen.

Kamis, 11 Februari 2021

ANALIS LABORATORIUM PENGUJIAN

Bekerja di laboratorium pengujian bukanlah hal yang mudah karena sangat dibutuhkan kesabaran, ketelitian dan kehati-hatian. Orang yang bekerja di laboratorium penguji disebut analis. Seorang analis laboratorium pengujian harus memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA atau sederajat dengan jurusan eksakta. Analis laboratorium harus paham mengenai bahan - bahan kimia serta fungsinya dan harus terampil menggunakan peralatan gelas dan elektronik. 

Sebelum melakukan pekerjaan di laboratorium analis harus memahami terlebih dahulu metode uji yang akan dilakukan. Setelah itu mempersiapkan sampel uji, bahan - bahan kimia dan peralatan uji. Metode pengujian yang digunakan harus yang sudah terverifikasi jika menggunakan metode standar (SNI) dan tervalidasi jika metode uji tersebut hasil modifikasi atau yang dikembangkan sendiri. Tujuan dari metode uji yang sudah terverifikasi atau tervalidasi adalah untuk memastikan bahwa metode tersebut sudah benar peruntukannya sehingga hasil uji bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Sampel yang dianalisa harus diuji dengan menggunaka duplo atau dua ulangan. Tujuannya untuk memastikan atau menyakinkan
hasil uji dari segi presisi, dengan selisih perbedaan hasil duplo tidak lebih dari 5 persen khusus untuk satuan persen dan 20 persen untuk satuan ppm (mg/L). Bila hasil uji antara dupo memiliki perbedaan lebih dari 5 persen atau 20 persen maka
pengujian sampel harus diulang lagi. Hasil uji yang sudah memenuhi syarat 5 persen dan 20 persen dijumlahkan, kemudian diambil nilai rata - ratanya sebagai hasil akhir yang akan dilaporkan di laporan hasil uji (LHU). 

Seorang analis yang bekerja di laboratorium pengujian harus banyak membaca mengenai materi parameter uji yang dilakukan
setiap hari dan kandungan gizi produk pangan yang biasa dia uji di laboratorium. Tujuannya adalah untuk menjadi literatur di dalam pengetahuannya, supaya ketika ada sampel uji yang nilanya tidak masuk akal maka akan cepat melakukan tindakan untuk melakukan pengujian ulang. Tetapi jika pengujian ulangan sudah dilakukan dan hasilnya tetap sama maka ini menjadi bahan argumen yang bisa dipertanggungjawabkan jika misalnya pelanggan merasa keberatan akan hasil uji tersebu

Rabu, 10 Februari 2021

SNI WAJIB DAN SUKARELA

Untuk menjamin kualitas suatu produk, maka perusahaan industri perlu melakukan penerapan standar nasional indonesia (SNI) supaya produk tersebut bisa meningkat nilai jualnya dan bersaing di dalam maupun luar negeri. Memang tidak semua produk yang dipasarkan di indonesia menggunakan tanda SNI sehingga tidak menjadi kewajiban bagi perusahaan industri untuk menggunakannya. Tetapi ada beberapa produk yang ada di indonesia wajib menggunakan SNI dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti : keamanan, kesehatan, keselamatan manusia dan lingkungan. 

Untuk menetapkan suatu SNI wajib diberlakukan harus memiliki alasan yang kuat dengan didukung oleh data - data, yang mana semua ini akan dilaporkan oleh pihak pemerintah indonesia melalui kementerian teknis seperti Kementerian Perindustrian ke organisasi perdagangan dunia (WTO) sebelum diberlakukan SNI wajib tersebut. Kementerian perindustrian sebagai instansi teknis sudah menetapkan sebanyak 116 SNI wajib sampai tahun 2020 dari 4000 SNI.

Dalam menetapkan suatu SNI wajib diterapkan di perusahan industri, maka pihak pemerintah harus mempertimbangkan juga mengenai infrastruktur standar untuk mendukung penerapan SNI wajib tersebut, seperti tersedianya lembaga penilaian
kesesuaian yang sudah terakreditasi oleh komite akreditasi nasional (KAN). Adapun infrastruktur standar ini meliputi : lembaga sertifikasi produk (LSPro), laboratorium penguji, assesor, petugas pengambil contoh. Bila semua infrastruktur standar ini tersedia di semua provinsi maka penerapan SNI wajib bisa berjalan dengan baik. Beberapa SNI wajib yang sudah diterapkan di indonesia berdasarkan peraturan menteri perindustrian seperti : SNI mainan anak, SNI helm, SNI ban, SNI semen, SNI AMDK, SNI garam
konsumsi beryodium, SNI minyak goreng sawit. 

Untuk produk AMDK hampir semua perusahaan industrinya ada di indonesia, sehingga produk ini paling banyak menggunakan layanan jasa lembaga sertifikasi produk untuk disertifikasi agar mendapatkan SPPT - SNI (sertifikat produk penggunaan tanda - SNI). Perusahaan yang sudah menerapkan SNI wajib harus mentaati segala
peraturan yang sudah disepakati mengenai produk yang sudah menggunakan logo SNI, bila melanggar aturan, maka ada sanksinya baik administrasi maupun pidana.

Di samping SNI wajib ada juga SNI sukarela yang sudah diterapkan oleh beberapa perusahaan industri, seperti : perusahaan industri miyako yang memproduksi produk - produk rumah tangga. Perusahaan tersebut dengan kesadaran sendiri menerapkan SNI sukarela di perusahannya. Dengan menerapkan SNI sukarela tersebut akan menjadi nilai jual terhadap produk - produk yang
dihasilkan di mana masyarakat akan lebih percaya produk yang berlogo SNI, karena produk tersebut sudah memenuhi standar dan kualitasnya terjamin. Untuk di ekspor produk tersebut sudah bisa bersaing dengan produk lain dan masyarakat dunia pun lebih menyukai produk yang sudah berstandar.

Rabu, 03 Februari 2021

PENGUJIAN KUALITAS MINYAK ATAU LEMAK

Minyak atau lemak merupakan suatu trigliserida, di mana pada keadaan cair disebut minyak dan pada keadaan padat disebut lemak. Minyak biasa terdapat pada nabati dan lemak terdapat pada hewani. Minyak yang terdapat pada nabati adalah minyak kelapa, minyak kelapa sawit, minyak jagung, minyak kacang, minyak jaitun dan lain - lain sedangkan lemak dari hewani adalah lemak babi dan lainnya. Minyak atau lemak digunakan untuk bahan pangan di mana sebagai bahan untuk menggoreng makanan mentah dan juga memberikan cita rasa dan aroma pada makanan.

Minyak atau lemak mengandung nila gizi sebagai sumber lemak yang berfungsi sebagi bahan energi pada tubuh dan juga mengandung vitamin yang berfungsi bagi metabolisme tubuh manusia. Minyak dan lemak ini juga sangat bermanfaat bagi pertumbuhan otak manusia. Di mana minyak atau lemak mengandung asam lemak yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh. Asam lemak jenuh adalah asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap atau hanya memiliki ikatan tunggal sedangkan asam lemak tidak jenuh adalah asam lemak yang memiliki ikatan rangkap dan ada yang memiliki ikatan rangkap satu, dua atau lebih. Khusus untuk asam lemak tidak jenuh ini sangat bermanfaat untuk membantu pertumbuhan sel otak manusia karena mengandung omega.

Minyak atau lemak merupakan suatu bahan yang mudah rusak apabila tidak diolah dan disimpan dengan benar. Apabila kualitas dari minyak atau lemak menurun maka akan menyebabkan minyak atau lemak tersebut mengeluarkan bau tengik. Penyebab minyak atau lemak tersebut rusak akibat terjadinya proses hidrolisis dimana akibat adanya kandungan air yang tinggi pada minyak atau lemak tersebut dan dipercepat oleh adanya panas dan enzim lipase sehingga akan terbentuk asam lemak lemas yang tidak terikat lagi dengan trigliserida. Ada juga penyebab minyak atau lemak rusak dan berbau tengik akibat bereaksi dengan oksigen atau biasa disebut proses oksidasi pada ikatan rangkap asam lemak tidak jenuh.

Minyak atau lemak yang  sudah berbau tengik akan menyebabkan kualitas minyak atau lemak menurun sehingga tidak aman  bagi kesehatan bila dikonsumsi. Untuk mengetahui kualitas dari minyak atau lemak maka perlu dilakukan pengujian terhadap minyak atau lemak tersebut. Adapun parameter uji untuk mengetahui apakah minyak atau lemak tersebut memiliki kualitas yang baik atau tidak adalah parameter air % (b/b) berkaitan dengan kandungan air pada saat proses pengolahan, asam lemak bebas (ffa) berkaitan dengan asam lemak tertentu pada jenis minyak atau lemak (%), bilangan asam (mg koh/g minyak) berkaitan dengan mg koh yang digunakan untuk menetralkan g minyak atau lemak, bilangan peroksida (mekO2/kg minyak) berkaitan dengan mg oksigen yang bereaksi dengan ikatan rangkap pada asam lemak tidak jenuh dalam kg minyak atau lemak, bilangan iod  (g iod/100 g minyak) berkaitan dengan g iod berikatan dengan asam lemak tidak jenuh pada 100 g minyak atau lemak, bilangan penyabunan (mg koh/g minyak) berkaitan dengan mg koh yang digunakan untuk menyabunkan g minyak atau lemak.

 




Selasa, 02 Februari 2021

PENGETAHUAN TENTANG MUTU LABORATORIUM, AQUADES, GARAM, AMDK DAN MINERAL

Jaminan mutu dan pengendalian mutu merupakan persyaratan dalam laboratorium pengujian. Jaminan mutu meliputi : penggunaan bahan kimia yang pa (pro analisis) yang belum kadaluarsa, penggunaan peralatan uji yang sudah terkalibrasi, penggunaan alat gelas yang tidak terkontaminasi, dikerjakan oleh analis yang kompeten. Pengendalian mutu meliputi : pengujian secara duplo dengan menghitung RPD (relative persen different) dengan syarat tidak lebih dari 5 persen bila lebih maka dilakukan pengujian lagi, hasil uji profisiensi dan uji banding.

Aquades memiliki tingkat kualitas mulai dari tinggi, sedang dan rendah. Kualitas tinggi memiliki persyaratan DHL maksimum 0,1 mS/cm 25 oC, silika 0,05 mikro gram/Liter, digunakan untuk uji dengan satuan ppb. Kualitas sedang memiliki persyaratan DHL maksimum 1 mS/cm 25 oC, silika 0,1 mikro gram/Liter, digunakan untuk uji dengan satuan ppm. Kualitas rendah memiliki persyaratan DHL maksimum 10 mS/cm 25 oC, silika 1 mikro gram/Liter, digunakan untuk uji dengan satuan persen dan untuk larutan pencuci alat gelas. Bila kandungan DHL tinggi maka kandungan garam atau logam tinggi sehingga daya hantar listrik air tersebut kuat. Bila kandungan silika tinggi maka akan menyebabkan alat atau pipa berkerak. Khusus untuk derajat keasaman (pH) aquadest 5,0 - 7,5. pH netral atau 7,0 dicapai pada saat proses destilasi tetapi bila sudah kontak dengan udara maka pH aquadest tersebut di bawah 7,0 hal ini diakibatkan oleh larutnya CO2 yang bersifat asam dari udara ke dalam aquadest.

Garam adalah senyawa ionik yang tersusun atas kation dan anion. Kation bermuatan positif dan anion bermuatan negatif. Contohnya adalah garam NaCl dimana Na adalah kation yang bermuatan positif dan Cl adalah anion yang bermuatan negatif. Dimana bila air mengandung garam maka akan memiliki daya hantar listrik yang kuat karena memiliki ion - ion logam. Daya hantar listrik tersebut di uji dengan alat konduktimeter.

Yang termasuk dalam AMDK adalah air mineral SNI 3553 : 2015, air demineral SNI 6241 : 2015, air mineral alami SNI 6242 : 2015 dan air minum embun SNI 7813 : 2012. Masing - masing AMDK tersebut memiliki persyaratan dengan kandungan minimal dan maksimal berbeda - beda, misalnya : derajat keasaman (pH) air mineral 6,0 - 8,5 sedangkan air demineral 5,0 - 7,5.  AMDK tersebut wajib menggunakan tanda SNI bila produknya ingin dipasarkan.

Sumber mineral bagi tubuh manusia ada dua yaitu mineral yang bersumber dari air minum disebut mineral anorganik dan mineral yang bersumber dari makanan disebut mineral organik seperti dari buah - buahan, sayur - sayuran, ikan, daging, susu dan lain - lain. Karena mineral tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia sehingga harus didapat dari luar yaitu dari makanan dan minuman. Kebutuhan mineral bagi tubuh manusia tergantung dari kondisi tubuh masing - masing. Banyak literatur menyatakan bahwa mineral organik yang dihasilkan dari makanan lebih baik bagi tubuh manusia bila dibandingkan dengan mineral anorganik dari minuman, hal ini disebabkan karena mineral anorganik dari minuman membutuhkan kerja ekstra dari hati dan ginjal untuk memprosesnya di dalam tubuh.


Senin, 01 Februari 2021

PENGUJIAN KUALITAS AIR

Sumber air terdiri air laut, air hujan, air permukaan dan air tanah. Air laut berasal dari laut dan berasa asin karena mengandung garam, air hujan berasal dari air yang menguap dari permukaan bumi akibat pengaruh panas matahari yang akan membentuk awan di atas permukaan bumi kemudian turun ke bumi menjadi air hujan, air permukaan merupakan air yang berada di permukaan tanah seperti : air sungai, sumur, danau dan rawa, air tanah merupakan air yang berasal dari lapisan tanah.

Untuk mengetahui kualitas dari sumber air di atas harus dilakukan pengujian secara fisika, kimia, dan mikrobiologi di laboratorium penguji. Masing - masing sumber air di atas memiliki standar mutu atau  baku mutu dengan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah melalui menteri kesehatan republik indonesia. Bila memenuhi standar baku maka air tersebut baru bisa digunakan oleh manusia untuk bahan kebutuhan sehari - sehari misalnya sebagai air minum, air mandi, air mencuci dan air untuk ternak. Bila belum memenuhi standar baku maka tidak baik digunakan karena berpengaruh terhadap kesehatan dan perlu dilakukan proses pengolahan lagi untuk mendapatkan air yang memenuhi standar baku.

Parameter uji untuk masing - masing air pada umumnya hampir sama tetapi perbedaan yang sangat signifikan adalah batas minimum dan maksimum kandungan analit dari setiap parameter uji. Pengujiannya menggunakan peralatan instrumen seperti : AAS (atomik absorbansi spektrometer) untuk uji parameter logam - logam, spektrofotometer uv - visible untuk uji parameter anion, TOC (total organik karbon) untuk uji total karbon, Turbidimeter untuk uji kekeruhan, pH meter, TDS meter untuk uji padatan terlarut. Dan juga parameter uji yang sangat berpengaruh langsung terhadap kesehatan yaitu mikrobiologi seperti : parameter E. Coli, dan Coliform. 

Pengujian dengan menggunakan alat instrumen pada umumnya harus menggunakan larutan standar induk sebagai pembanding. Dalam pembuatan standar uji untuk pembuatan kurva kalibrasi harus sesuai dengan metode uji dengan cara melakukan pengenceran larutan standar induk. Pembuatan larutan standar uji harus dilakukan secara hati - hati dan teliti supaya didapat nilai koefisien relatif minimal 0,995 dari hasil pembacaan kurva kalibrasi. Untuk peralatan instrumen pH meter, turbidimeter dan TDS meter sebelum digunakan untuk melakukan pengujian harus dikalibrasi terlebih dahulu dengan larutan buffer dengan tujuan untuk menstabilkan pembacaan alat supaya lebih akurat.








PENGUJIAN PARAMETER AMONIAK, NIRIT, NITRAT, KLORIDA, KLORIN DAN SALINITAS PADA SAMPEL AIR

Untuk mengetahuai apakah air memenuhi syarat peruntukannya, maka harus dilakukan pengujian secara laboratorium. Seperti pengujian sampel air...